Agus Kusmayadi, S.Pd.,Gr

Kepala Program TSM

Teknik Sepeda Motor (TSM) membekali peserta didik dengan keterampilan dalam merawat, memperbaiki, serta menganalisis kerusakan pada berbagai jenis sepeda motor.

Siswa akan mempelajari seluk-beluk mesin, sistem kelistrikan, chasis, sistem injeksi, hingga sistem transmisi sepeda motor. Selain itu, TSM juga memberikan dasar-dasar bisnis dan kewirausahaan di bidang otomotif, agar lulusan tidak hanya mampu bekerja di bengkel resmi atau umum, tetapi juga berpotensi membuka usaha mandiri seperti bengkel atau toko suku cadang sepeda motor.

 

Fokus utama Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) adalah:

  1. Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor: Menguasai diagnosa, perbaikan, dan perawatan seluruh komponen sepeda motor, mulai dari mesin, kelistrikan, chasis, hingga sistem injeksi elektronik.
  2. Aplikasi Teknologi Sepeda Motor: Memahami dan mampu menangani teknologi terbaru pada sepeda motor, terutama sistem injeksi (PGM-FI, YM-JET FI, dll.) dan sistem kelistrikan modern.
  3. Kewirausahaan Bidang Otomotif: Memberikan bekal dasar tentang manajemen bengkel, pelayanan pelanggan, serta strategi bisnis di sektor otomotif khusus sepeda motor, agar lulusan bisa berwirausaha.

Singkatnya, fokus TSM adalah mencetak teknisi sepeda motor yang kompeten, mampu mengikuti perkembangan teknologi, dan memiliki jiwa wirausaha di bidang otomotif roda dua.

Struktur materi utama Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) dibagi menjadi beberapa kategori besar yang mencakup teori dan praktik, serta aspek teknis dan non-teknis. Berikut adalah rinciannya:

A. Dasar-dasar Bidang Keahlian (Fase E & F)

Ini adalah materi dasar yang biasanya diajarkan di kelas X dan berlanjut ke kelas XI-XII, membentuk fondasi pengetahuan dan keterampilan:

Dasar-dasar Teknik Otomotif :

  1. Pengenalan alat ukur mekanik, pneumatik, dan elektrik (jangka sorong, mikrometer, multimeter, dll.).
  2. Penggunaan dan pemeliharaan alat tangan (kunci pas, kunci ring, obeng, tang) serta alat khusus (special service tool).
  3. Prinsip kerja mesin 2-tak dan 4-tak.
  4. Dasar-dasar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di bengkel.
  5. Housekeeping bengkel (5S/5R).
  6. Pengenalan material teknik dan proses dasar manufaktur.

B. Konsentrasi Keahlian (Materi Inti TSM)

1.Teknologi Mesin Sepeda Motor:

  • Sistem Kepala Silinder (katup, mekanisme katup).
  • Sistem Blok Silinder (piston, connecting rod, crankshaft).
  • Sistem Pelumasan dan Sistem Pendinginan.
  • Sistem Bahan Bakar Konvensional (karburator): prinsip kerja, diagnosa, dan perbaikan.
  • Sistem Pemasukan dan Pembuangan.
  • Pembongkaran, perakitan, dan pengukuran komponen mesin.

2. Sistem Pemindah Tenaga Sepeda Motor:

  • Sistem Kopling Manual dan Otomatis (kampas ganda).
  • Transmisi Manual dan Otomatis (CVT).
  • Sistem Rantai, Roda Gigi, dan Sabuk.
  • Diagnosa dan perbaikan sistem pemindah tenaga.

3. Sistem Kelistrikan Sepeda Motor:

  • Dasar-dasar kelistrikan DC.
  • Sistem Pengapian (CDI, TCI/Transistorized Ignition System).
  • Sistem Pengisian (alternator, regulator/rectifier).
  • Sistem Starter.
  • Sistem Penerangan dan Klakson.
  • Sistem Instrumentasi (indikator-indikator).
  • Pembacaan diagram kelistrikan.

4. Sistem Chasis dan Suspensi Sepeda Motor :

  • Jenis-jenis rangka sepeda motor.
  • Sistem Suspensi depan dan belakang.
  • Sistem Rem (tromol, cakram, hingga ABS jika ada pengenalan).
  • Roda, Ban, dan Velg (balancing).
  • Sistem Kemudi (stang, segitiga, komstir).
  • Diagnosa dan perbaikan komponen chasis.

5. Sistem Injeksi Elektronik Sepeda Motor (EFI/FI) :

  • Pengenalan komponen sistem injeksi (ECU, sensor, aktuator).
  • Prinsip kerja sistem injeksi.
  • Penggunaan alat diagnosa (scanner) untuk membaca kode kerusakan (DTC) dan data sensor.
  • Prosedur perawatan dan perbaikan sistem injeksi.
  • Setel CO atau penyesuaian parameter dasar.

C. Mata Pelajaran Pendukung & Kewirausahaan

  1. Gambar Teknik Otomotif: Pembacaan dan pembuatan sketsa komponen.
  2. Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) :
  • Perencanaan bisnis (business plan) di bidang otomotif (bengkel, toko spare part).
  • Strategi pemasaran dan pelayanan pelanggan.
  • Manajemen keuangan sederhana untuk usaha.
  • Proses produksi dan perakitan sederhana.

Mata Pelajaran Umum : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia (dasar), Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Sejarah, PJOK, Seni Budaya.

1. Teknisi Bengkel Sepeda Motor:

  • Bengkel Resmi (Authorized Dealer): Bekerja di bengkel resmi merek-merek ternama seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dll. Mereka akan menangani perawatan rutin, diagnosa kerusakan, hingga perbaikan menggunakan standar pabrikan.
  • Bengkel Umum: Bekerja di bengkel sepeda motor independen, melayani berbagai merek dan jenis motor.
  • Bengkel Modifikasi/Custom: Bagi yang memiliki minat pada modifikasi, bisa bekerja di bengkel spesialis modifikasi motor.

2. Wirausaha (Membuka Usaha Mandiri):

  • Membuka Bengkel Sepeda Motor Sendiri: Ini adalah salah satu prospek paling populer, memungkinkan lulusan untuk menjadi bos bagi diri sendiri.
  • Toko Suku Cadang/Aksesoris Sepeda Motor: Menjual komponen pengganti atau aksesoris untuk motor.
  • Jasa Cuci Sepeda Motor: Mengembangkan usaha jasa perawatan kebersihan motor.
  • Jasa Panggilan (Home Service): Memberikan layanan perbaikan/perawatan motor langsung ke rumah pelanggan.

3. Staf Industri Otomotif:

  • Produksi/Perakitan Sepeda Motor: Bekerja di pabrik perakitan sepeda motor, di bagian perakitan komponen atau quality control.
  • Quality Control (QC) Spare Part: Memeriksa kualitas suku cadang di pabrik atau distributor.
  • Staf Gudang Spare Part: Mengatur dan mengelola inventori suku cadang di distributor atau dealer.

4. Sales/Marketing Produk Otomotif:

  • Sales Spare Part dan Aksesoris: Memasarkan dan menjual suku cadang atau aksesoris motor ke bengkel atau toko.
  • Sales Motor Baru/Bekas: Bekerja di dealer sebagai tenaga penjual motor.

5. Instruktur Otomotif:

  • Dengan pengalaman dan pendidikan lanjutan, bisa menjadi instruktur di lembaga pelatihan otomotif.

6. Pekerjaan Lain yang Membutuhkan Keterampilan Mekanik:

  • Operator mesin, staf perawatan di perusahaan transportasi, dll.

7. Melanjutkan Pendidikan:

  • Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (D3/D4/S1) di bidang Teknik Otomotif, Teknik Mesin, atau bidang terkait lainnya untuk spesialisasi atau peningkatan karier.
Scroll to Top