Candra Ramdani, S.Pd.,Gr
Kepala Program TPTL
Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (TPTL) berfokus pada penguasaan ilmu dan keterampilan di sektor hulu kelistrikan, yaitu pada proses produksi atau pembangkitan energi listrik. Sederhananya, jurusan ini melatih siswa menjadi teknisi yang ahli dalam mengoperasikan, memelihara, dan memperbaiki mesin serta sistem yang digunakan untuk mengubah berbagai sumber energi (seperti batu bara, air, gas, panas bumi, atau surya) menjadi listrik.
- Fokus utama TPTL
- Struktur Kurikulum TPTL
- Struktur Materi Utama
- Prospek Kerja Lulusan

Kurikulum TPTL dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan teknik mesin, kelistrikan, dan kontrol yang terintegrasi di lingkungan stasiun pembangkitan. Materi intinya meliputi:
- Konsep Pembangkitan Energi: Mempelajari berbagai jenis pembangkit listrik, seperti PLTU (Uap), PLTA (Air), PLTG/PLTGU (Gas/Siklus Gabungan), PLTS (Surya), dan sumber energi terbarukan lainnya.
- Mesin Listrik Pembangkit: Pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan peralatan utama seperti Generator, Turbin, Transformator, dan Switchgear.
- Instrumentasi dan Kontrol: Belajar menggunakan alat ukur (sensor) dan sistem kontrol otomatis (kontroler), termasuk penggunaan PLC (Programmable Logic Controller) dan DCS (Distributed Control System) yang vital di pabrik pembangkit modern.
- Sistem Penunjang: Memahami instalasi listrik pemakaian sendiri di lingkungan pembangkit, sistem pendingin, sistem pelumas, dan proteksi listrik.
- Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Ketenagalistrikan: Menguasai standar keamanan tinggi yang wajib diterapkan dalam lingkungan kerja bertegangan tinggi dan bertekanan.


1.Dasar-Dasar Ketenagalistrikan & Mekanika ⚡
Materi ini menjadi pondasi bagi seluruh kompetensi di jurusan TPTL.
- Dasar Listrik dan Elektronika: Memahami hukum-hukum kelistrikan (Arus, Tegangan, Tahanan), prinsip kerja komponen elektronika pasif dan aktif, serta pengukuran listrik.
- Gambar Teknik Listrik: Kemampuan membaca dan membuat skema/diagram listrik (termasuk diagram satu garis) dan komponen instalasi.
- Pekerjaan Dasar Elektromekanik: Keterampilan dasar fitting, perbengkelan, dan penggunaan alat tangan untuk instalasi dan perbaikan peralatan listrik dan mekanik.
- Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan K3: Penguasaan standar operasional prosedur (SOP) dan keselamatan kerja di -lingkungan pembangkit yang bertegangan dan bertekanan tinggi.
2.Komponen Utama Pembangkitan ⚙️
A. Perangkat Pembangkit (Konsep Konversi Energi): Mempelajari prinsip dasar sistem pembangkitan dan jenis-jenis energi yang digunakan (Fosil, Air, Panas Bumi, Terbarukan).
B. Mesin Listrik Pembangkit :
- Prinsip kerja dan pemeliharaan Generator (untuk menghasilkan listrik).
- Struktur, pengoperasian, dan perawatan Motor Listrik dan Transformator (untuk menaikkan/menurunkan tegangan).
C. Turbin dan Peralatan Mekanikal: Memahami jenis-jenis turbin (uap, air, gas), siklus kerjanya, serta pengoperasian peralatan pendukung mekanikal seperti Pompa, Kompresor, dan Katup.
3.Sistem Kontrol dan Instrumentasi 💻
Materi ini mencakup bagaimana proses pembangkitan diawasi dan dikendalikan secara otomatis.
- Instrumentasi Dasar: Pengoperasian dan pemeliharaan alat ukur (transduser) untuk variabel fisik seperti tekanan, suhu (temperatur), aliran (flow), dan ketinggian (level).
- Sistem Kontrol Elektromagnetik: Memahami rangkaian kontrol motor listrik dan instalasi kendali tenaga listrik (misalnya menggunakan kontaktor dan relay).
- Sistem Kendali Terprogram (PLC/DCS/SCADA): Belajar pemrograman Programmable Logic Controller (PLC) untuk otomasi proses, serta pengenalan sistem kendali terdistribusi DCS (Distributed Control System) yang digunakan di pembangkit skala besar.
4.Distribusi dan Proteksi Pembangkit 🛡️
Materi yang menjamin listrik aman didistribusikan dan peralatan terlindungi.
- Proteksi Listrik Pembangkit: Memahami jenis-jenis gangguan listrik, peran Rele Proteksi, dan teknik pengujian serta pemeliharaan proteksi pada transformator dan generator.
- Instalasi Listrik: Pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik di lingkungan pembangkit (sistem penerangan dan instalasi tenaga).
- Pembangkit Listrik Energi Terbarukan (PLTS): Mengenal teknologi terbaru, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), termasuk pemasangan panel surya, baterai, dan inverter.

- Operator Pembangkit : Bertanggung jawab mengoperasikan dan memantau mesin pembangkit serta memastikan proses produksi listrik berjalan sesuai prosedur.
- Teknisi Pemeliharaan (Maintenance) : Melakukan perawatan rutin, perbaikan, dan troubleshooting pada peralatan mekanik, elektrik, dan instrumen kontrol di stasiun pembangkit.
- Teknisi Proteksi Listrik : Menguji dan memelihara sistem proteksi yang berfungsi mengamankan peralatan mahal dari gangguan listrik (seperti hubungan singkat).
- Teknisi Kontrol & Instrumentasi : Memastikan semua alat ukur, sensor, dan sistem kendali (PLC/DCS) berfungsi akurat untuk mengendalikan operasi pembangkit.